“Sisingaan”: Simbol Sinergitas TNI dan Polri Di Jawa Barat

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian memberikan arahan kepada prajurit di wilayah Jabar dan Banten. Pengarahan ini sebagai sinergitas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Repblik Indonesia (NKRI).

Panglima TNI dan Kapolri tiba di Grand Ballroom Sudirman, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018) sekitar pukul 09.40 WIB. Panglima TNI mengenakan baju loreng hijau, sementara Kapolri mengenakan seragam Brimob.

Keduanya yang baru turun dari bus yang sama, langsung disambut dua polisi cilik. Kedua prajurit cilik tersebut kemudian mengalungkan bunga kepada Panglima TNI dan Kapolri. Iring-iringan seni tradisional Sunda menyambut keduanya.

Di Bandung, Panglima TNI dan Kapolri Naik SisingaanFoto: Mukhlis Dinillah

Tak lama berselang, keduanya disambut kesenian tradisional Sisingaan. Panglima TNI dan Kapolri diarak menggunakan dua singa berwarna kuning yang diangkat oleh prajurit TNI dan Polri. Senyum merekah dari dua pimpinan TNI dan Polri tersebut.

Keduanya diarak selama beberapa menit hingga menuju pintu utama Grand Ballroom Sudirman. Lalu kedunya disambut ribuan prajurit TNI dan Polri yang sudah duduk memenuhi gedung pertemuan tersebut.

Di Bandung, Panglima TNI dan Kapolri Naik SisingaanFoto: Mukhlis Dinillah

Setelah memasuki gedung pertemuan, Panglima TNI dan Kapolri disambut lagi dengan tarian Merak. Baik penari maupun pengiring musik tarian Merak ini dilakukan oleh prajurit TNI dan Kapolri.

“Tarian Merak sebagai penyambut ini menggambarkan sinergitas TNI dan Polri,” kata pembawa acara pengarahan ini.

Sementara itu pengarahan dilakukan secara tertutup. Media tidak diperbolehkan untuk meliput di dalam ruangan. Hingga berita ini diturunkan, pengarahan masih berlangsung.

sumber

 

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *