Kapolri di UN : Terrorism Is Not Islam And Islam Is Not Terrorism

 

Kapolri mengenai Strategy and Counter Strategy on global terrorist networks

Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menjadi salah satu pembicara dalam Panel Discussion yang diselenggarakan di Markas PBB New York, senin 30 Oktober 2017. » Read more

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Wakil Presiden JK Mengklaim Anies Sepakat Lanjutkan Proyek Reklamasi

Jakarta : Wakil Presiden Jusuf Kalla mengisyaratkan, bahwa proyek reklamasi di Teluk Jakarta bakal dilanjutkan. Menurut JK – sapaan Jusuf Kalla, kelanjutan proyek itu hanya meneruskan pembangunan dari pulau yang sudah terlanjur diuruk.

Karena bila pulau reklamasi nantinya akan dibongkar, sama saja mengurangi nilai manfaat dan terbengkalai tanpa kegunaan apa pun.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

PRESIDEN : REKLAMASI SOAL MARWAH HUKUM

Jakarta : Presiden Joko Widodo menegaskan soal reklamasi terkait marwah hukum negara ini. Pasalnya, Gubernur DKI Anies Baswedan berencana menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi.

“Ini soal kepastian hukum, soal kepastian investasi. Di mana marwah hukum kita,” kata Presiden Jokowi seraya mengacung kertas di hadapan kata pimpinan media massa di Istana Merdeka.

Presiden menjelaskan peraturan presiden atau perpres tentang reklamasi dikeluarkan oleh Presiden Soeharto, kemudian diperkuat perpres yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada pula peraturan gubernur atau pergub yang diterbitkan Gubernur DKI Fauzi Bowo. “Bagaimana dengan pengusaha yang sudan berinvestasi berdasarkan perpres tersebut?” tanya Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan ketika menjadi gubernur ia tidak mengeluarkan pergub terkait reklamasi. Pun ketika menjadi presiden, ia tidak menerbitkan perpres.

“Saya bisa saja mengeluarkan perpres. Tapi, di mana marwah hukum dan kepastian beinvestasi jika perpres terdahulu dibatalkan presiden berikutnya?” ucap Presiden.

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan akan menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi. Presiden enggan menanggapinya. “Bagi kita yang penting pengawasan di lapangan. Nelayan harus diperhatikan. Lingkungan harus dijaga,” tutur Presiden.

Presiden menambahkan dirinya sudah mengunjungi berbagai negara yang melakjkan reklamasi. Di Jepang, Belanda, Korea, Malaysia, Singapura, juga ada reklamasi. Ancol dan Tanjung Priok juga reklamasi. Malan di Belanda dan Korea reklamasi memoerbaiki lingkungan,” ujar presiden.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Obsesi Kapolri Jendral Tito Karavian Jadi Pengajar dan Peneliti

Jakarta : Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian resmi dikukuhkan menjadi Profesor di bidang ilmu Kepolisian studi strategis kajian kontra terorisme di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK)pada tanggal 26 Oktober kemarin yang bersamaan dengan Ulang Tahun Pak Tito.

 

Pak Tito mengatakan, jika nanti sudah pensiun dari Kepolisian Republik Indonesia, berencana menjadi pengajar di luar negeri maupun di dalam negeri.

Jabatan guru besar di bidang ilmu Kepolisian studi strategis kajian kontra terorisme ini, lanjut Tito, sengaja dipersiapkan oleh dirinya.

 

“Siap-siap kalau sudah pensiun. Karena saya suka di bidang pendidikan, enggak perlu lari ke sana ke mari. Saya bisa jadi pengajar baik di dalam negeri, dan lebih utama saya obsesinya jadi pengajar di luar negeri, jadi peneliti di luar negeri. Karena supaya saya memiliki jangkauan global, tidak hanya sekadar jangkauan di dalam negeri saja,” kata Tito di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, Kamis 26 Oktober 2017.

 

Pak Tito sudah mempersiapkan persyaratan sejak lama agar bisa memiliki gelar guru besar. Di antara persiapan itu, Tito sering menulis buku dan jurnal internasional, yang diterbitkan oleh penerbit nasional maupun penerbit terkemuka di dunia.

 

Pak Tito juga aktif mengikuti seminar, konferensi di tingkat Internasional maupun nasional. Selain itu, dia sudah sering menjadi pembicara, memberi keynote speech, serta kuliah umum di dalam maupun luar negeri. Pengalaman empirik bertugas di bidang penanganan teroris sejak tahun 1999 itu menjadi nilai tambah bagi Profesor Tito.

 

“Sejak 2000 saya sudah ngajar di PTIK, UI, Nanyang Technological University (di Singapura). Tetapi ini juga berdasarkan pengalaman empirik saya, karena saya bertugas di bidang teroris sejak 99. Selain itu saya ikut sekolah formal dan kursus mulai di Amerika, Inggris, Australia, Singapura dan studi banding di banyak negara,” ujarnya.

 

Tito merasa dunia pendidikan atau dunia akademis membuatnya lebih tenang dan bisa mengatur ritmenya sendiri, sehingga hobi itu bisa tersalurkan.

 

“Keinginan saya obsesi saya jadi pengajar di tingkat internasional karena kebetulan saya di bidang terorisme ini adalah akademisi sekaligus praktisi. Jadi saya pikir saya memiliki pengalaman, pengetahuan sistematis dari keakademisan, tapi juga memiliki pengetahuan di bidang empirik, itu berdasarkan pengalaman,” ucapnya.

 

 

 

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Bhayangkara FC di Atas Kertas Juara Liga 1

Bhayangkara FC kembali mengambil alih puncak klasemen GO-JEK TRAVELOKA LIGA 1 2017. Ini menyusul kemenangan Bhayangkara FC atas Persela Lamongan, di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Jumat (27/10/2017).

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Bhayangkara FC mengalahkan Persela dengan skor 3-1. Kemenangan ini membawa Bhayangkara FC naik kembali ke puncak klasemen sementara, setelah sebelumnya disalip PSM Makassar.

Tiga gol Bhayangkara FC ke gawang Persela masing-masing dicetak oleh Ilija Spasojevic pada menit ke-28, Otavio Dutra menit ke-53, dan penalti Guy Junior menit ke-90+1. Persela hanya mampu mencetak 1 gol hiburan lewat penalti Samsul Arif pada menit ke-62.

Pertandingan berlangsung seperti kurang seimbang. Bhayangkara FC mampu mendominasi permainan. Penguasaan bola mutlak dikendalikan skuat Bhayangkara FC yang dilatih Simon McMenemy. Hasilnya tiga gol berhasil disarangkan para pemain tim diinisiasi Polri tersebut.

Skuat Bhayangkara FC pun memiliki kepercayaan diri untuk melanjutkan perburuan gelar juara kompetisi musim ini. Dengan 62 poin dan memiliki sisa 3 pertandingan, langkah Bhayangkara FC untuk menjadi juara relatif lebih besar dari tim lainnya.

Sementara kekalahan Persela ini tidak mengubah posisi tim yang dilatih Aji Santoso. Persela sudah dipastikan aman bertahan di kompetisi kasta tertinggi.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube
1 35 36 37 38 39