Lulus Dengan Baik Dan Benar, Secara Legitimate, Bukan Jadi- Jadian. Amanat Kalemdiklat Polri Pada Pembukaan Pendidikan Sespimti dan Sespimmen di Lembang

 

Sorotan Publik – Lembang, 2 Mei 2019, Kalemdilat Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto membuka pendidikan pengembangan di lingkungan Polri yaitu Sespimti Dikreg ke – 28 dan Sespimmen Dikreg ke-59 di Sespim Polri Lembang hari ini.

Dalam amanatnya, Arief menekankan kepada seluruh peserta didik, Syukuri anugerah ini dengan sungguh-sungguh, dengan wujud syukur yang nyata yaitu dengan sungguh-sungguh mengikuti pendidikan melalui cara-cara yang benar dan baik selama 7 bulan untuk membekali diri .

Pada dasarnya *7 bulan ini adalah sebuah proses untuk mempersiapkan diri anda untuk menjadi pemimpin Polri masa depan, untuk membekali diri Anda dengan ilmu, pengetahuan dan pengalaman.* Jangan salah menetapkan tujuan dengan tujuan untuk mencari sertifikat saja, jangan disorientasi tujuan karena disorientasi pendidikan akan berpengaruh pada proses.

Selama 7 bulan ke depan saudara-saudara akan ditempa di lembaga ini, *kami berharap nantinya semua dapat keluar dari lembaga pendidikan ini dengan hasil yang baik dan terlahir menjadi Perwira-Perwira yang memiliki kemampuan yang lebih dan kompetensi yang lebih.*

Kemampuan dan kompetensi ini akan menjadi bekal bagi saudara-saudara untuk menjadi pemimpin masa depan di semua level penugasan anda. *Kami berharap saudara-saudara semua mampu untuk menjadi pemimpin yang legitimate bukan pemimpin jadi-jadian.*

Pemimpin yang legitimate butuh bekal, pengetahuan, ikuti semua proses yang ada. Kami sudah berupaya melakukan pembenahan dalam rangka revitalisasi Lemdiklat. Kurikulum sudah kami sesuaikan dengan kurikulum yang disesuaikan dengan perkembangan zaman, perkembangan masyarakat dan menyesuaikan dengan kemampuan yang dibutuhkan untuk calon-calon pemimpin Polri.

Semua yang kami lakukan menjadi tidak berguna jika anda tidak bersungguh-sungguh dalam proses pendidikan.
Saudara-saudara sekalian harus tanamkan tekad yang kuat, kesadaran bahwa selama 7 bulan inilah Saudara harus menempa diri, berintrospeksi, melakukan penilaian terhadap diri sendiri apakah selama ini kemampuan saya sudah cukup.

*Kesadaran untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi leadership untuk memimpin. Introspeksi pada diri sendiri dimana kekurangan saya sehingga saya harus menambah kemampuan. Bangun soliditas sesama peserta.* Yang senior menjadi contoh yang baik, yang junior hormat dan semuanya mari bersama-sama membangun diri, membangun integritas dan *branding bahwa Anda memang layak untuk menjadi pemimpin masa depan*

Pemimpin tidak mudah, mengambil keputusan yang tepat dengan keberanian mengambil keputusan dengan mempertimbangkan untuk mengurangi risiko.

Pemimpin yang benar perlu proses yang sungguh-sungguh. *Pemimpin instan adalah pemimpin jadi-jadian*. Kami tidak ingin kalian menjadi pemimpin jadi-jadian. Kami ingin meninggalkan warisan sikap yang baik kepada adik-adik kami, tetapkan visi dan komitmen yang benar untuk menjadi pemimpin yang baik dan berintegritas.

Selain itu Arief juga berpedan kepada Ka Sespim dan seluruh staf, kita punya tanggung jawab, terapkan sistem dan kultur pendidikan yang ideal, hilangkan tradisi buruk yang ada, bangun tradisi yang baru dalam proses pendidikan sehingga mencapai kultur yang baik. Saya berharap kepada seluruh komponen pendidikan, baik peserta didik dan penyelenggara pendidikan untuk bersama membangun dan mempertahankan kultur yang baik.

Arief yakin para Ka memiliki komitmen dan kepedulian untuk membenahi proses pendidikan untuk yang lebih baik, sehingga Polri memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara.

Lulus dengan baik, dengan benar dan lulus dengan legitimate bukan jadi-jadian.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *