Irjen Arief Sulistyanto : Situasi Kalbar Kondusif Jelang Pilkada

Pontianak – Situasi dan kondisi di Pontianak, Kalimantan Barat terpantau kondusif jelang Pilkada yang akan digelar Rabu (27/6) besok. Masyarakat terlihat beraktivitas normal menghadapi pilkada di bumi khatulistiwa yang dianggap berkategori rawan itu.

Berdasar pantauan di Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sepanjang Selasa (26/6) kondisi terasa normal. Termasuk mereka yang mengunjungi pusat perbelanjaan.

“Masyarakat tetap berkunjung ke mall yang kami kelola seperti biasa. Tidak ada penurunan. Lihat saja tempat makan di bawah dan bioskop , semuanya tetap ramai,” kata Hendrawan, pengelola Megamall Pontianak.

Hal senada juga dikatakan seorang warga Pontianak bernama Herman yang ditemui saat sedang makan siang di restoran Kampung Rasa di Kubu Raya.

“Saya besok akan nyoblos di TPS dekat rumah saya di Pontianak. Ada dua Pilkada yang saya ikuti besok. Pilkada Walikota Pontianak dan Pilkada Gubernur Kalbar. Semoga semuanya lancar dan aman terus,” pintanya.

Selain dua Pilkada tersebut ada empat Pilkada lain yang digelar di provinsi yang berbatasan darat dengan Malaysia itu. Yakni pilkada bupati di kabupaten Kayong Utara, Mempawah, Kubu Raya, dan Sanggau.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar telah menetapkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pilkada Gubernur Kalbar sebanyak 3.436.127 pemilih

Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengakui jika indeks kerawanan Pemilu di Kalbar memang berada di urutan kedua setelah Papua.

“Kami ajak seluruh lapisan masyarakat untuk membuktikan bahwa Kalbar yang rawan justru bisa jadi provinsi paling aman dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018,” katanya.

Personel pengamanan Pilkada menurutnya sudah tiba di wilayah penugasan dan pada H-1 pencoblosan mereka sudah berada di TPS untuk memantau kesiapan TPS sekaligus mengenali lingkungan.

“Ada 11.658 TPS di Kalbar yang akan kita jaga dengan perkuatan 11.642 personel Polri/TNI. Seluruh cara bertindak dan perkiraan kontijensi telah kita susun. Para anggota sudah siap dan telah kita latih sispamkota dan latihan Tactical Floor Game (TFG) dengan menggunakan alat peraga,” urainya.

Kesiapan pengamanan di Kalbar juga diamini oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto yang turun ke Kalbar dalam kapasitas sebagai anggota pengamatan wilayah (Pamatwil) Mabes Polri.  Selain Arief, Kalemdiklat Komjen Unggung Cahyono juga turun ke Kalbar sebagai Pamatwil. Bila Unggung melakukan pemantauan di Mempawah, Arief melakukan di Kubu Raya.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Arief sebagai sampel adalah TPS 11 di Kecamatan Rasau Jaya. Pada saat di cek saat itu sedang berlangsung pendistribusian surat suara. Semua petugas pengamanan baik dari unsur TNI, Polri, dan linmas hadir lengkap di TPS.

“Catat dan datakan setiap informasi yang didapat pada setiap pelaksanaan kegiatan.

Amankan logistik pilkada termasuk kotak suara. Jangan sampai hilang atau bocor. Tetap jaga netralitas,” perintah Arief kepada Kapolsek Rasau Jaya Iptu Aswin Mahawan.

Aswin menjelaskan di Rasau Jaya ada 57 TPS. Untuk pengamanan di Rasau Jaya, ada 29 personil Polsek. Ini ditambah BKO dari Dit sabhara Polda sebanyak 16 personel dan dari TNI 21 personel.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *