Daripada Buat Hoaks, Kubu Prabowo-Sandi Ditantang Cetuskan Ide Cerdas

Sorotan Publik –

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Arya Mahendra Sinulingga menyebut sampai saat ini belum ada ide cerdas yang diciptakan kubu pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Arya menyindir ide cerdas cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno yang hanya memberikan tutorial selfie ke masyarakat. Kala itu saat bertemu warga Depok, Sandiaga memberikan tutorial selfie karena pengalamannya saat berkunjung ke sejumlah daerah yang banyak memintanya berfoto bersama.

“Mana ide cerdasnya? Masa ide cerdasnya ‘ayo selfie bersama saya, cara selfie yang menarik adalah begini’. Jadi ini belum kami dapatkan juga,” ujar Arya di Media Center Jokowi-Ma’ruf, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/10/2018).

Arya malah prihatin dengan kubu Prabowo-Sandiaga yang tanpa sadar memproduksi hoaks, baik itu hoaks besar ataupun hoaks kecil. Contoh hoaks besar yang sudah dilakukan menurut Arya adalah kasus kebohongan Ratna Sarumpaet yang tanpa disengaja turut disebarkan kubu Prabowo-Sandiaga.

Sementara hoaks kecil, lanjut Ketua DPP Partai Perindo ini, adalah pernyataan-pernyataan yang kerap disampaikan Sandiaga yang tak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Ia mencontohkan pernyataan-pernyataan Sandiaga soal tempe setipis kartu ATM dan terakhir ini tentang Sandi yang membandingkan harga ‘chicken rice’ atau nasi ayam di Indonesia dengan Singapura. Sandi menyebut sepiring chicken rice di Singapura seharga SGD3,5 atau Rp35 ribu, sementara di Indonesia mencapai Rp50 ribu.

“Jadi, ini malah hal-hal yang kita anggap ada hoaks-hoaks besar dan hoaks-hoaks kecil,” ucap Arya.

Prabowo-Sandiaga

Arya berharap kubu Prabowo-Sandi seharusnya memproduksi ide kebangsaan, bukan ide hoaks. Ia khawatir jika tak ada perubahan, masyarakat tidak merasa mendapatkan pendidikan politik bahkan akan menggerus elektabilitas Prabowo-Sandi.

“Kalau enggak begini nanti kita khawatir makin lama survei (Prabowo-Sandi) makin jauh tertinggal. Ini yang kita tunggu juga jangan ada produk-produk hoaks dari hoaks besar sampai hoaks kecil, tapi maunya ada sebuah ide-ide besar yang membuat bangsa kita, rakyat kita memilih calon pemimpinnya,” tutup Arya.

Sumber

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *