Pembebasan Sandera di Papua, Wujud Kerja Sama TNI-Polri


Sorotan Publik : Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan keberhasilan membebaskan warga Kampung Kimberly, Banti, dan Utikini, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dari isolasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Jumat (17/11/2017) merupakan wujud sinergitas yang baik antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Di Papua itu wujud kerja sama yang baik antara Polri dan TNI sesuai fungsi dan tugas masing-masing untuk memberikan rasa aman bagi warga. Kepolisian menjaga dan mengamankan warga, TNI bergerak senyap sejauh 4,5 kilometer kami tempuh, ada yang tiga hari, empat hari. Kami melakukan serangan di dua tempat, yakni markas mereka, ini dilakukan oleh Kopassus, Batalion 751 Raider, dan Taipur Kostrad,” kata Gatot seusai menyampaikan orasi ilmiah bertajuk ‘Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Modal Mewujudkan Indonesia Menjadi Bangsa Pemenang’ di Universitas Islam Bandung (Unisba), Jalan Tamansari, Kota Bandung, Sabtu (18/11/2017).

Seluruh wilayah di Indonesia, ujar Gatot, harus menjadi tempat aman bagi warga sehingga pemerintah pasti hadir untuk memberikan kenyamanan dan keamanan itu. “Tidak ada sejengkal wilayah tanah pun di Indonesia yang tak aman. Ada polisi kok, ada TNI. Tak boleh (tak aman). Pasti pemerintah akan hadir di situ,” ujar dia.

Sumber

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

(True story) Polresta Bandara Soetta Ungkap Nakhoda Palsu Di Situs Kencan Yang Nipu Wanita Jomlo Jutaan Rupiah

Scamming atau penipuan identitas di situs kencang (dating site) dengan target wanita – wanita jomblo dan kesepian

Jakarta : Seorang kenalan lama tiba – tiba menelpon, karena sedang di jalan tidak kuangkat lalu aplikasi WA-ku di handphone masuk pesan. Dalam pesan dia ingin bertemu karena ada yang ingin diceritakan. Akhirnya kami pun bertemu di sebuah Coffee Shop, setelah basa – basi sebentar akhirnya sampai pada inti pembicaraan. Sahabat wanitaku ini memang begitu, orangnya to the point. Sebut saja namanya Angel, seorang wanita karir berumur 40 tahun yang bekerja di perusahaan mapan di Jakarta. » Read more

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Bhayangkara FC Resmi Juara Liga 1

Bhayangkara FC dipastikan resmi menjadi juara Liga 1. PSSI menyebut Mitra Kukar dan operator kompetisi PT. Liga Indonesia Baru telah mengakui kesalahan masing-masing. » Read more

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

Kapolri di UN : Terrorism Is Not Islam And Islam Is Not Terrorism

 

Kapolri mengenai Strategy and Counter Strategy on global terrorist networks

Kapolri Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D menjadi salah satu pembicara dalam Panel Discussion yang diselenggarakan di Markas PBB New York, senin 30 Oktober 2017. » Read more

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube

PRESIDEN : REKLAMASI SOAL MARWAH HUKUM

Jakarta : Presiden Joko Widodo menegaskan soal reklamasi terkait marwah hukum negara ini. Pasalnya, Gubernur DKI Anies Baswedan berencana menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi.

“Ini soal kepastian hukum, soal kepastian investasi. Di mana marwah hukum kita,” kata Presiden Jokowi seraya mengacung kertas di hadapan kata pimpinan media massa di Istana Merdeka.

Presiden menjelaskan peraturan presiden atau perpres tentang reklamasi dikeluarkan oleh Presiden Soeharto, kemudian diperkuat perpres yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada pula peraturan gubernur atau pergub yang diterbitkan Gubernur DKI Fauzi Bowo. “Bagaimana dengan pengusaha yang sudan berinvestasi berdasarkan perpres tersebut?” tanya Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan ketika menjadi gubernur ia tidak mengeluarkan pergub terkait reklamasi. Pun ketika menjadi presiden, ia tidak menerbitkan perpres.

“Saya bisa saja mengeluarkan perpres. Tapi, di mana marwah hukum dan kepastian beinvestasi jika perpres terdahulu dibatalkan presiden berikutnya?” ucap Presiden.

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengatakan akan menyetop reklamasi pulau-pulau yang belum terbentuk dan mengijinkan pulau-pulau yang telanjur direklasi. Presiden enggan menanggapinya. “Bagi kita yang penting pengawasan di lapangan. Nelayan harus diperhatikan. Lingkungan harus dijaga,” tutur Presiden.

Presiden menambahkan dirinya sudah mengunjungi berbagai negara yang melakjkan reklamasi. Di Jepang, Belanda, Korea, Malaysia, Singapura, juga ada reklamasi. Ancol dan Tanjung Priok juga reklamasi. Malan di Belanda dan Korea reklamasi memoerbaiki lingkungan,” ujar presiden.

Share Button
Facebooktwittergoogle_pluslinkedinrssyoutube
1 2 3